Cara Mengasah Bakat Spiritual

Anda mungkin masih ingat, di salah satu pembahasan saya yang dulu, pernah kita bahas tentang apa saja ciri-cirinya orang yang memiliki bakat spiritual terpendam. Untuk menyambung bahasan tersebut, kali ini akan saya bagikan beberapa cara, untuk mengasah bakat spiritual tersebut.

Karena bakat hanyalah bakat. Tidak akan menjadikan apa-apa bila tidak diasah. Ibaratnya orang yang berbakat menari. Kalau ia tidak pernah melatih gerakannya, tentu tidak akan terasah bakatnya.

Sebelumnya perlu dicatat dulu, bahwa tujuan mengasah bakat spiritual ini, bukan sekedar untuk melihat hal-hal yang tidak kasat mata. Tetapi untuk mengenali diri kita, serta membaca isyarat alam semesta. Harapannya agar dapat menjadikan petunjuk untuk menjalani hidup ke depannya.

Langsung saja. Cara pertama untuk mengasah bakat spiritual seseorang, adalah dengan belajar meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Modalnya, adalah pikiran yang tenang. Sebab ketenangan pikiran akan membantu mengembangkan kemampuan Anda dalam mengelola energi. Caranya, berdirilah di tempat yang tenang dan sepi. Lalu pejamkan mata, dan tenangkan diri. Tariklah napas dengan stabil.

Kemudian cobalah untuk membuka kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Perlahan, Anda akan bisa merasakan kehadiran energi-energi lain yang berada di sekitar Anda. Tandanya adalah suhu yang berubah hangat, dingin, atau bahkan perasaan merinding.

Cara kedua, adalah lewat meditasi. Lakukan meditasi ini setiap pagi hari, segera setelah Anda bangun tidur. Jadi jangan langsung beranjak dari kasur, lakukanlah meditasi dulu.


Baca Juga :


Caranya, pejamkan kedua mata Anda. Tariklah napas dalam dan panjang. tahan sebentar. Kemudian keluarkan melalui mulut. Perhatikanlah baik-baik semua sensasi di sekeliling Anda. Termasuk suara, aroma, dan tekstur benda-benda di sekitar Anda. Lakukan hal ini setiap pagi, secara rutin, selama beberapa minggu sampai kepekaan Anda meningkat.

Cara ketiga, belajarlah mengendalikan intuisi, atau keyakinan yang timbul dari dalam diri Anda sendiri. Perhatikan setiap kali ada perasaan atau pikiran yang muncul secara tiba-tiba. Intuisi ini, biasanya muncul secara acak. Catatlah. Lama-kelamaan Anda akan menemukan pola atas munculnya semua intuisi tersebut.

Demikian halnya dengan mimpi. Catatlah semua mimpi yang Anda alami, setiap pagi setelah bangun tidur, secara mendetail. Nantinya Anda akan melihat, ada kaitan apa antara intuisi dan mimpi Anda, dengan kejadian nyata yang Anda alami dalam kehidupan sehari-hari.

Cara keempat, jangan lupa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Cara kelima, cobalah untuk berempati. Lebih perhatianlah terhadap apa yang dirasakan dan dialami orang-orang di sekitar Anda. Karena ketika kita telah bisa ikut merasakan apa yang orang lain rasakan, itu tandanya emosi kita telah mulai seimbang.

Cara keenam, tingkatkan kemampuan Anda dalam memfokuskan diri dan berkonsentrasi. Caranya, ambillah selembar kertas bergambar. Perhatikan gambar ini baik-baik, kemudian pejamkan mata. Dalam keadaan mata terpejam, visualisasikanlah kembali gambar tersebut secara detail.

Kurang lebihnya, enam cara inilah yang dapat dilakukan untuk mengasah bakat spiritual kita. Selain keenam cara ini, adalah cara yang lebih sistematis dan terarah? Ada. Yaitu dengan mengamalkan Ilmu Mata Batin. Jadi Ilmu Mata Batin ini berupa seperangkat amalan, seperangkat lelaku, yang secara khusus dimaksudkan untuk mengasah bakat spiritual kita, sekaligus membantu membuka mata batin kita.

Bagi Anda yang tertarik mengamalkan Ilmu Mata Batin, bisa hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk mengamalkan Ilmu Mata Batin. Agar dapat dipandu untuk langkah selanjutnya. Dari saya, seputar cara mengasah bakat spiritual ini saya cukupkan sekian.